Sunday, January 3, 2016

Menyelamatkan Rupiah dan Bumi Kita dari Barang-Barang di Rumah


Salah satu artikel keren yang aku baca di tabloid (uh, lupa namanya). Banyak cara - beberapa sangat simpel dan mudah dilakuin, lho - untuk menghemat listrik kita. Kenapa sih kita musti ngehemat listrik dengan cara sepele gini yang kalau diamati kayanya gak gitu ngefek, terutama untuk pengeluaran kita? Eits, baca dulu tips-tips di bawah ini dan temen-temen bakal paham peribahasa: kalau sedikit demi sedikit, lama-lama bisa jadi boros (atau hemat, tergantung konteks sedikit demi sedikitnya heheh):

1. Mengganti seal ducts dan filter AC serta mengatur suhunya pada 23-25 derajat celcius akan  menghemat Rp2.581.399 setahun (kadang perawatan AC secara rutin masih sering terabaikan).

2. Mengganti bohlam dengan lampu hemat energi dapat menghemat Rp1.576.368 setahun. Matiin lampu pas lagi gak kepake bakalan ngehemat Rp86.508 setahun (ini dia, sangat sepele tapi banyak yang acuh tak acuh).

3. Ganti kulkas dengan teknologi baru dapat menghemat Rp226.800 setahun. Perawatan yang baik; kaya mengatur suhu antara 2-4 derajat celcius di kulkas dan -15 sampai -17 derajat celcius di freezer, ganti komponen-komponen yang rusak, tidak sering buka tutup kulkas dan tidak menyimpan makanan atau minuman yang panas akan menghemat Rp525.968 setahun.

4. Melepas kabel charger TV, HP dan benda-benda elektronik lain dari soket listrik dapat menghemat Rp323.886 setahun (ini juga, aku sendiri mulai belajar ngebiasain diri untuk cabut kabel dari soketnya kalo udah selesai make).

*Tips di atas dirangkum berdasarkan kegiatan Workshop Energy Efficiency & Conservation Clearing House yang diadakan di Jakarta, Maret 2011.

Terkadang kita gak menyadari kalau barang-barang elektronik milik kita baik itu AC, kulkas, mesin cuci, televisi yang sudah kuno itu malah menyedot banyak listrik ketika digunakan. Akan lebih baik kalau kita mengganti barang-barang elektronik tersebut dengan teknologi yang lebih baru, yang notabene lebih hemat energi dan ramah lingkungan. Pengeluaran yang dilakukan sekarang untuk membeli barang elektronik yang baru akan terasa manfaatnya dimana kita bisa menghemat cukup rupiah untuk beberapa tahun ke depan. Tidak akan rugi wis :)

Sebenarnya yang paling utama bukanlah berapa rupiah penghematan yang bisa kita lakukan kalau kita tertib dalam menggunakan listrik, namun seberapa besar pengaruhnya terhadap lingkungan apabila kita bisa menggunakan listrik secara bijak. Tapi kesadaran untuk menjaga lingkungan masih cukup sulit untuk dilaksanakan karena secara pribadi kita belum merasakan imbasnya. Artikel ini cukup baik karena memberikan angka rupiah dimana orang akan lebih aware dan berhati-hati dalam menggunakan listriknya. Selain hemat duit, kita juga telah menyayangi lingkungan. Jadilah mandiri yang pintar dan bijak ;)